Label

Curahan Hati (2) Opini (2) POEM (2)

Selasa, 13 Desember 2011

aku dan engkau

pernahkah kau tanyakan hidupku padanya?
hidupku hanyalah bintang baginya
yang kecil, namun tak henti berkelip indah dalam malamnya
hanyalah bulan dalam gelap awan
yang takkan tanpak tanpa pantulan cahaya mentari yang sedang bersembunyi dari peraduannya
bagai fatamorgana gurun, hanya efek kilap cahaya
terlalu jauh untuk diraih olehnya

dan kini berpalinglah pada dirimu
engkau adalah bumi yang dipijaknya setiap saat
selalu menopang kelemahannya dimanapun ia berpijak
bagai langit yang selalu menaunginya
sesuatu yang dapat ia lihat kapanpun ia inginkan
mentari yang selalu menyinarinya
memberi energi pertama, kedua dan seterusnya, aliran energi yang selalu berarti baginya
oksigen yang harus selalu dihirupnya setiap saat
kau tak pernah meninggalkannya sedetikpun

dan saat kau tanyakan mengapa ia tak pernah mengagumimu
maka inilah jawabannya
karena kau terlalu indah untuk dikagumi
engkau terlalu dekat dengannya,
membuat ketakutan untuk kehilanganmu adalah musuh terbesarnya
karena melepasmu adalah bencana baginya
karena ia tahu kau tak akan meninggalkannya, jika dia tetap berhati-hati menjagamu

dan mengapa ia mengagumiku
karena aku adalah mimpinya
hal yang masih sangat jauh dan ingin diraihnya
aku masih berbentuk bayangan baginya,
dia akan meraihku saat ia mampu menghargaimu dengan segenap hatinya
karena kau adalah kesempatannya...
saat dia mengabaikanmu dengan tanpa tanggung jawab
dalam sekejap ia akan kehilanganku


Tidak ada komentar:

Posting Komentar