Dua Pribadi dengan dua hati, dua karakter dan dua jiwa , namun mampu menyatu dan saling mengerti disebut SAHABAT...
Ini adalah kisahnya tentang sahabat.
MUNGKIN sahabat , dia dan engkau tak pernah terpisahkan ,
MUNGKIN sahabat, saat bertemu dengannya ada engkau disampingnya,
MUNGKIN sahabat, masalahnya adalah bebanmu,
MUNGKIN sahabat, kesedihannya adalah risaumu,
MUNGKIN sahabat, apapun yang dia minta akan kau usahakan sebisamu, dan
MUNGKIN sahabat, sakitnya adalah khawatirmu.
Namun MUNGKIN salah, Sahabat tak pernah meninggalkanmu saat ia memiliki pasangan baru,
MUNGKIN salah, Sahabat selalu mendengar nasehatmu walau tak selalu memenuhinya dengan sempurna,
MUNGKIN salah, Sahabat tahu isi hatimu tanpa kau ungkapkan padanya,
MUNGKIN salah, Sahabat akan ada saat kau membutuhkannya bukan hanya saat membutuhkanmu,
MUNGKIN salah, kini dia terlalu jauh untukmu, terlalu sulit untuk kau dekati, dan sangatlah mudah melihatnya dengannya yang bahkan tak pernah menatapmu.
MUNGKIN memang salah, Sahabat, Sahabat, dia sudah punya ia yang seharusnya tak menjadi pengahalang jika memang dia adalah sahabatmu,
MUNGKIN memang salah,Sahabat, dia tak ada saat kau membutuhkannya karena dia punya ia disampingnya yang membuatmu hilang dari pandangnya.
Sadarlah dan katakan "MAAF sahabat, MUNGKIN aku bukanlah seorang yang baik, tapi dengarlah aku telah berusaha memberikan yang terbaik untukmu, aku membiarkanmu dengannya, karena aku ingin kau bahagia dan aku tak ingin menjadi pengganggu hubunganmu dengan nasehat-nasehatku yang mungkin menurutmu terlalu kolot.
MAAF karena aku tak bisa lagi mendampingmu dan berada disampingmu, karena telah ada dia yang menggeser sedikit demi sedikit tempatku, bukan ku ingin menjauh, hanya tak layak utnukku berada di sampingmu saat engkau bersamanya, karena tak sesuai nuraniku jalan yang kautempuh,
MAAF jika nanti aku tak lagi mampu membantu kesusahanmu, bukan aku tak ingin hanya sedikit tak pantas untukku mendahului ia yang ada disampingmu.
MAAF sahabat jika aku tak membelamu saat ada orang lain yang risih dengan jalan yang kau pilih, bukan aku tak ingin membelamu hanya saja tuturku tertahan kalbu yang juga memberontak tak setuju dengan segalanya,
MAAF, mungkin engkau bahagia dengan semuanya, namun dengarlah sahabat, aku tetap ada berdiri dibelakangmu aku tak pergi, aku hanya tak mampu berdiri disampingmu mendukung yang tlah kau pastikan adalah inginmu, bahagiamu adalah bahagiaku, namun untuk yang satu ini aku tak mampu memberi mu dukungan...
MAAF sahabat karena aku MUNGKIN bukan SAHABAT bagimu....
TERIMA KASIH sahabat....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar